Solusi SLF
Dokumentasi lapangan Solusi SLF — PLTS Atap: Perizinan dan Dampaknya pada Kelaikan Bangunan
Regulasi

PLTS Atap: Perizinan dan Dampaknya pada Kelaikan Bangunan

4 pertanyaan terkait

Pemasangan PLTS atap menyentuh tiga hal sekaligus: perizinan kelistrikan dengan penyedia listrik, kelaikan struktur atap yang menanggung beban tambahan, dan keselamatan kebakaran karena instalasi arus searah tetap bertegangan selama ada cahaya. Perubahan seperti ini perlu tercermin dalam dokumen bangunan, bukan diperlakukan sebagai pemasangan peralatan biasa.

Panel surya di atap terlihat seperti penambahan yang sederhana — beberapa modul, satu inverter, selesai. Dalam kenyataannya ia menambahkan sebuah pembangkit listrik ke atas bangunan yang tidak dirancang untuk itu, dan konsekuensinya menyentuh struktur, kelistrikan, dan proteksi kebakaran sekaligus.

Artikel ini menguraikan apa yang perlu disiapkan sebelum pemasangan, dan mengapa perubahan ini perlu tercermin dalam dokumen bangunan.

Tiga ranah yang tersentuh sekaligus

Ranah

Yang perlu dipastikan

Kelistrikan

Persetujuan penyedia listrik, kapasitas terpasang, dan pengaturan sambungan ke jaringan

Struktur

Kemampuan atap memikul beban modul, rangka, dan beban angin tambahan

Keselamatan kebakaran

Instalasi arus searah bertegangan, akses pemadaman, dan pemutus darurat

Pemilik umumnya hanya mengurus baris pertama, karena itulah yang diminta pemasang. Dua baris berikutnya justru yang menentukan apakah bangunan tetap laik setelah pemasangan.

Pemeriksaan sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing bangunan
PLTS atap menambahkan pembangkit listrik ke bangunan yang tidak dirancang untuk itu.

Beban tambahan pada atap

Beban modul surya sendiri relatif ringan, tetapi bukan itu satu-satunya yang bertambah:

  • Beban mati modul dan rangka penopang, tersebar merata pada bidang atap.
  • Beban terpusat pada titik dudukan, yang menyalurkan beban ke rangka atap di titik tertentu saja.
  • Beban angin — modul yang dimiringkan menangkap angin dan dapat menimbulkan gaya angkat besar.
  • Beban pemeliharaan berupa orang yang berjalan di atap untuk membersihkan modul secara berkala.

Beban angin yang paling sering diremehkan. Pada atap datar dengan modul dimiringkan, gaya angkat saat angin kencang dapat jauh melampaui berat modul itu sendiri — dan yang menahannya adalah sambungan dudukan ke struktur atap.

Pada atap metal, dudukan kerap dipasang dengan menembus lembaran atap. Setiap tembusan adalah calon titik bocor, dan kebocoran atap yang muncul setahun setelah pemasangan adalah keluhan yang berulang.

Risiko kebakaran yang khas

Instalasi surya membawa satu sifat yang tidak dimiliki instalasi listrik biasa: sisi arus searahnya tetap bertegangan selama ada cahaya, dan tidak dapat dimatikan dari panel. Memutus sambungan ke jaringan tidak mematikan kabel dari modul ke inverter.

Ini mengubah cara regu pemadam bekerja pada bangunan tersebut. Karena itu yang lazim diperiksa meliputi:

  1. Pemutus darurat yang memutus tegangan arus searah sedekat mungkin dengan modul.
  2. Penandaan yang jelas pada panel dan titik masuk bangunan, agar petugas tahu ada instalasi surya.
  3. Jalur bebas di atap untuk akses dan ventilasi asap, tidak seluruh bidang atap tertutup modul.
  4. Pemisahan dari jalur evakuasi dan dari bukaan asap.
  5. Proteksi arus lebih dan pendeteksi busur api pada sisi arus searah.

Butir ketiga sering berbenturan dengan keinginan memaksimalkan jumlah modul. Atap yang tertutup penuh menyulitkan pemadaman dan menutup bukaan pelepas asap.

Perizinan kelistrikan

Pemasangan yang tersambung ke jaringan memerlukan persetujuan penyedia listrik, dengan ketentuan mengenai kapasitas terpasang, spesifikasi perangkat, dan pengaturan pengukuran energi. Ketentuan ini berubah dari waktu ke waktu, sehingga memastikannya ke ketentuan yang berlaku saat pemasangan lebih penting daripada mengikuti informasi lama.

Instalasi surya juga termasuk instalasi tenaga listrik yang memerlukan pemeriksaan kelaikan operasi sebelum dioperasikan — bukan pengecualian karena sumbernya terbarukan.

Kaitannya dengan dokumen bangunan

Pemasangan PLTS mengubah beban atap, menambah instalasi listrik, dan mengubah profil risiko kebakaran. Perubahan dengan skala tertentu perlu tercermin dalam dokumen bangunan dan dapat menuntut persetujuan atas perubahan tersebut.

Pada bangunan yang akan mengajukan atau memperpanjang sertifikat kelaikan, instalasi surya yang tidak terdokumentasi menjadi temuan: ada instalasi terpasang yang tidak muncul di gambar mana pun.

Urutan yang menghindarkan pembongkaran ulang

  1. Periksa kapasitas struktur atap sebelum menentukan jumlah modul, bukan sesudah.
  2. Pastikan ketentuan penyedia listrik yang berlaku saat ini untuk kapasitas yang direncanakan.
  3. Rancang tata letak dengan menyisakan jalur akses dan bukaan asap.
  4. Pasang, uji, dan dokumentasikan termasuk pemeriksaan kelaikan operasi.
  5. Perbarui gambar dan dokumen bangunan agar instalasi tercatat.
Sisi arus searah instalasi surya tetap bertegangan selama ada cahaya — dan itulah yang membuatnya bukan sekadar penambahan peralatan biasa.
Pertanyaan Terkait

SLF atau Sertifikat Laik Fungsi adalah sertifikat yang diterbitkan pemerintah daerah untuk menyatakan bahwa bangunan gedung telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi dan layak dimanfaatkan sesuai fungsi yang direncanakan.

Artikel TerkaitLihat semua
Tim Solusi SLF berdiskusi dengan pengelola bangunan

Butuh kepastian untuk bangunan Anda?

Setiap bangunan berbeda. Konsultasi awal membantu Anda tahu posisi dokumen sekarang.

Konsultasi Gratis