Solusi SLF
Dokumentasi lapangan Solusi SLF — Cara Memilih KBLI yang Tepat untuk Usaha Anda
Regulasi

Cara Memilih KBLI yang Tepat untuk Usaha Anda

4 pertanyaan terkait

KBLI dipilih berdasarkan kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan, bukan sekadar yang tertulis di akta pendirian. Kesalahan memilih KBLI merembet ke seluruh persyaratan perizinan berusaha yang muncul setelahnya.

KBLI adalah titik awal dari seluruh rangkaian perizinan berusaha. Kode yang dipilih menentukan tingkat risiko, dan tingkat risiko menentukan seluruh persyaratan yang harus dipenuhi setelahnya.

Prinsip dasar pemilihan KBLI

KBLI dipilih berdasarkan kegiatan yang benar-benar dijalankan, bukan berdasarkan nama perusahaan, bukan berdasarkan yang terdengar prestisius, dan bukan sekadar menyalin dari akta pendirian yang mungkin sudah usang.

Usaha yang menjalankan lebih dari satu kegiatan perlu mendaftarkan KBLI untuk masing-masing kegiatan utama, bukan memilih satu kode yang dianggap paling mewakili secara umum.

Kesalahan umum dalam pemilihan

Kesalahan

Konsekuensi

Memakai KBLI dari akta lama tanpa verifikasi

Kegiatan nyata tidak tercermin, persyaratan yang muncul tidak relevan

Memilih kode yang terdengar mirip tanpa membaca deskripsinya

Persyaratan yang muncul salah sasaran

Hanya mendaftarkan satu KBLI untuk usaha multi-kegiatan

Sebagian kegiatan berjalan tanpa dasar legalitas yang tepat

Tidak memperbarui KBLI saat usaha berkembang

Kegiatan baru berjalan tanpa izin yang sesuai

Konsultasi pemetaan kewajiban kepatuhan bangunan gedung
KBLI yang tepat mencerminkan kegiatan nyata, bukan sekadar dokumen administratif yang disalin.

Langkah memilih KBLI yang tepat

  1. Uraikan seluruh kegiatan usaha secara rinci, termasuk yang dianggap kegiatan pendukung.
  2. Cari deskripsi KBLI yang paling sesuai dengan tiap kegiatan, bukan hanya judul kodenya.
  3. Pisahkan kegiatan utama dari kegiatan penunjang untuk menentukan mana yang perlu didaftarkan sebagai KBLI utama.
  4. Verifikasi tingkat risiko yang melekat pada tiap KBLI yang dipilih.
  5. Konsultasikan bila ragu, karena kesalahan di tahap ini berdampak pada seluruh proses berikutnya.

Dampak KBLI terhadap perizinan bangunan

KBLI yang dipilih juga memengaruhi persyaratan yang terkait bangunan — kegiatan dengan risiko tinggi dapat menuntut persyaratan bangunan yang lebih ketat, termasuk kelengkapan dokumen PBG dan SLF yang harus dipenuhi lebih awal.

Karena keterkaitan ini, menentukan KBLI yang akurat sejak awal juga membantu memperkirakan lingkup pekerjaan perizinan bangunan yang akan dihadapi.

Menggunakan lebih dari satu KBLI secara tepat

Usaha dengan beberapa lini kegiatan perlu mendaftarkan KBLI untuk masing-masing, tetapi tidak semua kegiatan penunjang perlu didaftarkan sebagai KBLI terpisah.

Situasi

Pendekatan

Kegiatan utama dan kegiatan pendukung langsung

Kegiatan pendukung umumnya tidak perlu KBLI terpisah

Dua kegiatan utama yang setara pentingnya

Keduanya perlu didaftarkan sebagai KBLI

Kegiatan sampingan yang berkembang jadi signifikan

Perlu ditinjau ulang dan didaftarkan bila sudah substansial

Memeriksa deskripsi lengkap, bukan hanya judul

Kesalahan yang sangat umum adalah memilih KBLI berdasarkan judul yang terdengar sesuai, tanpa membaca deskripsi lengkapnya yang menjelaskan cakupan dan batasan kegiatan yang termasuk di dalamnya.

  • Dua judul KBLI yang terdengar mirip bisa mencakup kegiatan yang sangat berbeda cakupannya.
  • Deskripsi lengkap menjelaskan batasan yang tidak terlihat dari judul saja.
  • Beberapa KBLI memiliki catatan pengecualian yang perlu diperhatikan.

Konsultasi dengan pihak berpengalaman

Untuk usaha dengan model bisnis yang tidak lazim atau menggabungkan beberapa jenis kegiatan sekaligus, berkonsultasi dengan pihak yang memahami klasifikasi KBLI membantu menghindari kesalahan yang baru terasa dampaknya jauh di kemudian hari.

Biaya konsultasi ini kecil dibanding biaya memperbaiki kesalahan KBLI setelah seluruh rangkaian perizinan berikutnya sudah dibangun di atas dasar yang keliru.

Meninjau ulang KBLI secara berkala

Bisnis yang berkembang atau berubah arah perlu meninjau ulang kesesuaian KBLI yang terdaftar, bukan membiarkannya tetap seperti saat pendaftaran pertama. Peninjauan berkala — misalnya setiap kali ada perubahan signifikan dalam kegiatan usaha — mencegah kesenjangan antara KBLI terdaftar dan kegiatan nyata yang semakin lebar seiring waktu.

Kesalahan KBLI di hari pertama pendaftaran usaha sering baru terasa dampaknya bertahun-tahun kemudian, saat izin operasional yang dibutuhkan ternyata tidak sesuai dengan yang terdaftar.
Pertanyaan Terkait

SLF atau Sertifikat Laik Fungsi adalah sertifikat yang diterbitkan pemerintah daerah untuk menyatakan bahwa bangunan gedung telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi dan layak dimanfaatkan sesuai fungsi yang direncanakan.

Artikel TerkaitLihat semua
Tim Solusi SLF berdiskusi dengan pengelola bangunan

Butuh kepastian untuk bangunan Anda?

Setiap bangunan berbeda. Konsultasi awal membantu Anda tahu posisi dokumen sekarang.

Konsultasi Gratis